Javaretro dan Jakatarub Gelar Silaturahmi Lintas Agama dan Deklarasi Pemilu Damai

Javaretro dan Jakatarub Gelar Silaturahmi Lintas Agama dan Deklarasi Pemilu Damai

Perwakilan pemuka lintas agama berfoto bersama usai menggelar silaturahmi lintas agama dan deklarasi pemilu damai yang digelar di Javaretro Suite & Hotel, Jalan Mustang, Komplek Kumala Garden B 4-6, Kamis (21/3/2019)

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Pemilihan presiden (pilpres) adalah musiman namun perdamaian itu harus dijaga selamanya. Itulah filosofi yang didengungkan oleh Jaringan Kerja Antar Umat Beragama (Jakatarub) dalam menggelar silaturahmi lintas agama dan dalam rangka deklarasi pemilu damai.

Hal ini pun terlihat dalam silaturahmi lintas agama dan deklarasi pemilu damai yang digelar oleh Jakatarub bekerjasama dengan Manajemen Javaretro Suite & Hotel yang digelar pada Kamis (21/3/2019) di Javaretro

Suite & Hotel, Jalan Mustang, Kompleks Kumala Garden B 4-6, Kota Bandung. Dalam acara ini seluruh perwakilan agama hadir memberikan suaranya menyerukan dan mendukung deklarasi pemilu damai yang
merupakan kesepakatan harga mati yang tak bisa ditawar-tawar lagi.

“Melalui acara ini, kami ingin agar seluruh elemen masyarakat bersatu dan tidak tercerai-berai (karena beda pilihan),” kata Wawan di sela acara.

Menurut wawan, pihaknya menyambut baik dorongan dari rekan-rekan, mulai dari pihak Javaretro serta forum lintas agama lain dalam acara yang memiliki beberapa tujuan ini. Tujuan pertama, kata wawan, Jakatarub sebagai lembaga yang sudah berdiri hampir 20 tahun ingin menggelar silaturahmi di awal tahun dengan sesama anggota. Kedua, momentum jelang pemilu pilpres, pihaknya sepakat bersama para pendukung lain menggelar deklaarasi pemulu damai bersama perwakilan lintas agama.

“Ketiga, tidak kalah penting, kita akan meng-update isu-isu situasi terbaru, misalnya menanggapi terorisme di Selandia Baru. Kami semua mengutuk keras aksi terorisme tersebut,” katanya.

Wawan menegaskan bahwa melalui gelaran acara ini, pihaknya berharap bahwa kerukunan dan perdamaian di Indonesia akan jauh lebih baik lagi di kemudian hari, terlebih menjelang pemilu dan pilpres yang semakin dekat. “Seperti sudah saya ungkapkan, pilpres itu musiman, tapi perdamaian itu harus sepanjang masa,” kata Wawan.

Terkait para peserta yang hadir, Wawan mengatakan bahwa para peserta berasal dari seluruh perwakilan lintas agama yang ada di sekitar Bandung Raya. Bahkan sejumlah agama pun mewakilkan lebih dari satu perwakilan. Tak hanya itu, antusiasme peserta yang begitu tinggi datang ke acara ini, membuat tempat penyelenggaraan acara yakni di lantai 4 Javaretro Suite & Hotel, nampak begitu penuh.

“Kami juga mendapat dukungan dari Setara Institut serta Forum Lintas Agama Deklarasi Sancang (FLADS). Acara ini dihadiri juga oleh unsur pemerintah, yaitu Kesbangpol Kota Bandung, lurah dan RW serta pengurus mesjid setempat,” ujar Wawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *